kepanasan ini terus berlanjut dari hari kehari.
tak ada penurunan malah sebaliknya.
pandangan mata yang semakin buran melihat jarak yang tak sampai 2 meter.
kelamaan diluar membuat tubuh dehidrasi.
bayangkan ini di Indonesia saja begini, apalagi yang ada di negara seribu nabi.
pastilah tubuh orang Indonesia tak sanggup untuk lebih dari sejam berada di luar ruangan.
Untungnya daku tinggal di Indonesia yang panasnya masih secuil-cuilnya lagi panas di Mahsyar.
sekali lagi daku mengucap, Alhamdulillah.
kepanasan yang lagi dan lagi
Diposting oleh
vedo
di
12.40
0
komentar
try to walk
apa arti sebuah langka yang diayunkan setian harinya.
apakah memahami sebenarnya untuk apa langkah kita.
apakah semua orang mampu memikirkannya.
bahkan dibawah terik matahari yang menyengat, mereka hanya mampu mengeluhkan keadaan.
mereka sibuk menghujat cuaca yang tak sejalan dengan harapan mereka.
sadarilah bahwa langkah kaki dibawah terik matahari siang adalah latihan untuk kesabaran.
lebih ekstrim lagi sebagai latihan di padang mahsyar kelak.
pasti kalian tahu seberapa panas kelak. tak ada jarak jauh kepala denagn matahari, saling menatap.
lantas, apakah kalian sudah mencoba untuk berjalan.
bukan sekedar berjalan saja, namun menerjang rintangan yang ada diantara langkah itu.
ini bukan sekedar berjalan seperti masa kecil, remaja, dewasa atau tua.
ini sebuah pembelajaran untuk berjalan dijalan terakhir.
Diposting oleh
vedo
di
13.18
0
komentar
first class
hari pertama masuk kuliah semester 3. jam pertama, kedua kosong. hanya jam terakhir saja.
waktu dihabiskan untuk lebih mengenal junior kita.
meskipun kita kalah jumlah dari junior, Insya Allah kualitasnya tidak kalah, mungkin lebih.
saat memasuki jam terakhir dan dosen datang, kondisi kelas kurang kondusif.
ada yang sibuk browsing, mendengarkan, melamun dan memandang keluar kelas.
biasalah, cuma sedikit orangnya. jadi kurang asyik sedikit dah.
tak ada pelajaran, hanya saran atau masukan untuk kedepannya. maklum, dosen tahun kemarin.
keadaan yang sedikit lapar, ngantuk dan bosan membuat mata ingin ketawa menyaksikan tingkahnya.
oke, sekian dulu. ini mau mendengarkan dosennya (ICT). dari tadi dilihatin.
Diposting oleh
vedo
di
15.34
0
komentar
sesuatu
sesuatu yang memang datang dari hal yang tidak baik. mulai dari kebiasaan atau tabiat. dan hal itu akhirnya menimbulkan kegerahan yang sangat. semua yang dilakukan menjadi tidak tenang, terus terusik. cara terbaik adalah dengan tidak mengeluh karena hal itu dari diri sendiri. tidak ada obat untuk yang kesekian kali. karena segala macam penawar ada dalam tubuh sang empunya.
Diposting oleh
vedo
di
20.56
1 komentar
lebaran baru saja seminggu kurang berlalu. tidak ada yang istimewa. semuanya berlalu seperti lebaran-lebaran yang sudah usang. namun lebaran kali ini lebih usang lagi. entah apa karena tak membuka hati untuk memaafkan.
Diposting oleh
vedo
di
20.45
0
komentar
duo cinta
siang ini saat berangkat menuju kampus untuk ujian terakhir.
berbarengan didepan ada sepasang anak dan ayah yang sangat mengharukan.
dimana sang ayah sedang mengayuh becak untuk mengantarkan sang anak ke sekolah.
sungguh menggugah benak, begitu sayangnya hingga menempuh panas yang sangat disiang itu.
mungkin, semua anak akan ingin merasakan hal tersebut. memiliki sosok tegas namun penyayang ayah yang meneduhkan disamping ibu yang selalu memeluk dalam suka dan duka.
belum cukup sampai disitu, ternyata sang anak memiliki cacat pada kakinya.
semakin terenyuh saja benak ini memandangnya. bahkan saat akan menyeberang sekaligus saja, aku masih ingin memandangnya. Tuhan, sungguh indahnya siang ini bagi benak yang tak pernah memberikan rasa itu pada ayah dan ibu.
lantas, terbersit dalam pikiran untuk membuat sebuah kata-kata tentang cerita tersebut. namun sebetulnya sangat sulit mewujudkannya, karena sudah mandek untuk mengolah kata. ya, inilah cerita tentang hari ini.
siang yang panas berubah menjadi siang yang berwarna.
Diposting oleh
vedo
di
13.23
0
komentar
sakit
hoak. sadarkan otak kalian jika sampai mengucapkan sesuatu yang menyakitkan orang
selembut apapun yang kalian ucapkan tetap saja akan menjadi pisau bagi luka hati mereka
terlambat dan akan sulit untuk memperbaikinya jka tlah terlanjur terlayangkan
hoak. ya, biarkan mereka yang mengucapkannya dengan sekasar apapun
namun bibir jangan sampai menyalakannya dalam perjalanan kebencian sekuat apapun
jadikanlah semua yang terlontarkan dari lisan adalah perkataan biasa atau bermakna indah
ya. ini adalah seuntai kata yang berawal dari secuil kata yang terkuak dan membuat satu jiwa merasakan kepedasan yang mungkin kuat dan berdarah.
ya, jangan selalu terulang lagi hal tersebut. untuk selanjutnya
Diposting oleh
vedo
di
12.45
0
komentar


